Iklan

Trending Today

Pengertian Bootstrap dan Fungsinya

Ilustrasi logo bootstrap 5

Bootstrap adalah sebuah framework atau kerangka kerja yang digunakan untuk membuat desain website yang responsif. Framework ini menyediakan komponen-komponen HTML, CSS, dan JavaScript yang dapat digunakan untuk membuat tampilan website yang elegan dan mudah digunakan di berbagai perangkat, seperti komputer desktop, tablet, dan smartphone. Bootstrap dikembangkan oleh Twitter dan dapat digunakan secara gratis.

Tujuan Bootstrap 


Tujuannya adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pengembangan website dengan menyediakan komponen-komponen yang sudah jadi dan dapat digunakan secara langsung. Bootstrap juga membuat desain website lebih responsif, sehingga dapat dilihat dengan baik di berbagai ukuran layar perangkat. Selain itu, Bootstrap menyediakan konsistensi dalam desain antar halaman website, sehingga membuat website terlihat profesional dan terpadu.

Bootstrap juga membuat website lebih mudah dioptimalkan untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari.

Manfaat dari menggunakan Bootstrap diantaranya :


  • Mempercepat proses pengembangan website: Dengan menyediakan komponen-komponen yang sudah jadi, Bootstrap mempermudah dan mempercepat proses pengembangan website.
  • Desain responsif: Bootstrap membuat desain website responsif, sehingga dapat dilihat dengan baik di berbagai ukuran layar perangkat.
  • Konsistensi desain: Bootstrap menyediakan konsistensi dalam desain antar halaman website, sehingga membuat website terlihat profesional dan terpadu.
  • Optimasi untuk perangkat mobile: Bootstrap membuat website lebih mudah dioptimalkan untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna.
  • Gratis dan open-source: Bootstrap dapat digunakan secara gratis dan merupakan proyek open-source yang dapat dikembangkan oleh komunitas.
  • Dokumentasi yang lengkap: Bootstrap memiliki dokumentasi yang lengkap yang memudahkan dalam proses pembelajaran dan pengembangan.
  • Kompatibilitas browser: Bootstrap didesain untuk kompatibel dengan berbagai browser seperti Chrome, Firefox, Safari, dan Internet Explorer.

Bootstrap membuat website lebih cepat dikerjakan, rapi, mudah dikembangkan, mudah dimaintenance dan mudah dioptimalkan untuk perangkat mobile. Bootstrap memiliki beberapa jenis yang dapat digunakan, diantaranya :

  • Bootstrap 4: Versi terbaru dari Bootstrap yang menyediakan perbaikan dalam desain, kompatibilitas, dan fitur baru.
  • Bootstrap 3: Versi sebelumnya dari Bootstrap yang masih sering digunakan.
  • Bootstrap 2: Versi lama dari Bootstrap yang kurang sering digunakan saat ini.
  • Bootstrap 4 with Sass: Versi dari Bootstrap yang menyediakan dukungan untuk Sass, sebuah preprocessor CSS yang mempermudah pengelolaan style.
  • Bootstrap 4 with Less: Versi dari Bootstrap yang menyediakan dukungan untuk Less, sebuah preprocessor CSS yang mempermudah pengelolaan style.
  • Bootstrap 4 with RTL: Versi dari Bootstrap yang didesain untuk digunakan pada website dengan arah tulisan dari kanan ke kiri (RTL).

Kesimpulan

Anda dapat memilih jenis Bootstrap yang sesuai dengan kebutuhan website Anda dan pengalaman Anda dalam mengembangkan website. Bootstrap adalah sebuah framework atau kerangka kerja yang digunakan untuk membuat desain website yang responsif. 

0 Comments

Dapatkan Update Pilihan dan Terbaru Setiap hari dari Ratna Susanti. Temukan kami di Google News, caranya klik DI SINI

© Copyright 2024 - Dwi Ratna Susanti All Right Reserved